Prinsip Menulis Karya Ilmiah

13424860151619931814

PRINSIP-PRINSIP PENULISAN KARYA ILMIAH

 

Prinsip-prinsip menulis karya ilmiah terbagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Etika dalam penulisan karya ilmiah
  2. Proses berpikir ilmiah
  3. Syarat-syarat karya ilmiah

 

  1. 1.       Etika dalam penulisan karya ilmiah
    1. Akurat dalam menulis
    2. Jujur dalam menulis
    3. Menjunjung tinggi tanggung jawab, kerjakan sesuai deadline
    4. Tidak boleh mengubah fakta dengan dugaan
    5. Tidak boleh menyembunyikan kebenaran dengan menggunakan ambiguitas
    6. Tidak boleh menggunakan ide orang lain tanpa memberikan keterangan secara jelas
    7. Tidak boleh melanggar hak cipta
    8. Tidak memanipulasi data atau grafik
    9. Tidak memasukkan dugaan pribadi dalam laporan

 

  1. 2.       Proses berpikir ilmiah
    1. Berpikir deduktif

Menarik kesimpulan dari pernyataan umum menuju pernyataan-pernyataan khusus dengan menggunakan penalaran atas rasio. Hasil berpikir deduktif dapat digunakan untuk menyusun hipotesis.

  1. Berpikir induktif

Mengambil kesimpulan dimulai dari pernyataan-pernyataan atau fakta-fakta khusus menuju kesimpulan yang bersifat umum.enarik kesimpulan umum dari data khusus berdasarkan pengamatan tidak menggunakan rasio atau penalaran tetapi menggunakan cara lain, yakni menggeneralisasikan fakta melalui statistik.

  1. Berpikir ilmiah

Gabungan deduktif dan induktif. Hipotesis didapat dari teori,kemudian diuji melalui verifikasi data secara empiris. Langkah-langkahnya ialah:

  • Merumuskan masalah, yakni mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab. Pertanyaan yang diajukan hendaknya mengandung banyak kemungkinan jawabannya.
  • Mengajukan hipotesis, yakni jawaban sementara atau dugaan jawaban dari pertanyaan di atas. Hipotesis diturunkan dari kajian teoritis penalaran deduktif.
  • Verifikasi data, mengumpulkan data secara empiris kemudian mengolah dan menganalisis data ntuk menguji benar tidaknya hipotesis.
  • Menarik kesimpulan, menentukan jawaban-jawaban definitive dari setiap masalah yang diajukan atas dasar pembuktian atau pengujian secara empiris.

 

  1. 3.       Syarat-syarat karya ilmiah
    1. Berdasarkan hasil penelitian
    2. Pembahasan bersifat obyektif sesuai dengan fakta
    3. Mengandung masalah yang sedang dicarikan pemecahannya.
    4. Penyajian dan pemecahan masalah menggunakan metode tertentu.
    5. Bahasa yang digunakan lengkap, terperinci, teratur, dan cermat.
    6. Bahasa yang digunakan harus jelas dan tepat sehingga tidak menimbulkan kesalahan penafsiran

 

Oleh sebab itu, seorang peneliti haruslah:

  1. Memahami masalah yang sedang diteliti
  2. Memahami metode penelitian yang digunakan
  3. Mengetahui cara teknik menulis karangan ilmiah
  4. Menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar

 

Tahap-Tahap Penulisan Karya Ilmiah

  1. Tahap persiapan
    1. Pemilihan topic/masalah dan merumuskan masalah penelitian yang didefinisikan dengan jelas keluasan dan kedalamannya.
    2. Studi pustaka untuk melihat apakah sudah ada penelitian serupa yang pernah dilakukan
    3. Merumuskan hipotesis. Hipotesis adalah dugaan sementara tentang suatu fenomena tertentu yang akan diteliti.
    4. Pembuatan kerangka penulisan.
    5. Tahap pengumpulan data

Langkah pertama yang harus ditempuh dalam pengumpulan data adalah mencari informasi dari kepustakaan mengenai hal-hal yang ada relevansinya dengan judul garapan, disamping itu penyusun juga dapat memulai terjun ke lapangan.

  1. Tahapan pengorganisasian

Data yang sudah terkumpul diseleksi dan diorganisir, dan digolongkan menurut jenis, sifat dan bentuknya. Data diolah dan dianalisis dengan teknik-teknik yang sudah ditentukan. Jika penelitian bersifat kuantitatif, data diolah dan dianlisis dengan teknik statistik.

  1. Tahap penyuntingan

Disini konsep diperiksa mencakup pemeriksaan isi karya ilmiahnya, cara penyajian dan bahasa yang digunakan.

  1. Tahap penyajikan/pelaporan

Dalam mengetik naskah hendaknya diperhatikan segi kerapihan dan kebersihan, perhatikan juga tata letak unsure-unsur dalam karya ilmiah, baik di kulit luar maupun di dalam (dafta isi, daftar pustaka, dll).

 

Kesalahan-Kesalhan Umum dalam Menulis Ilmiah

  1. Menulis kalimat yang tidak utuh
  2. Menulis kalimat yang rancu
  3. Kesalahan urutan kata
  4. Kesalahan pemakaian kata dan ungkapan penghubung
  5. Kesalahan pemakaian kata depan
  6. Kesalahan pemakaian bentuk kata
  7. Kesalahan penyerapan istilah